Posted by: rajaplagiat | August 18, 2010

Masjid al-Haram, Mesjid Terbesar Di Dunia

Masjid al-Haram, Mesjid Terbesar Di Dunia

Masjidil Haram sering disebut  Masjid al-Haram ataupun Al-Masjid al-Ḥarām (Arab : المسجد الحرام), merupakan masjid yang terbesar dan terindah di dunia. Masjidil Haram terletak di Kota Makkah Al Mukharamah, yang dibangun mengelilingi Ka’bah, yang menjadi arah kiblat umat Islam dalam mengerjakan ibadah salat. Selain itu di masjid inilah salah satu rukun ibadah haji yang wajib dilakukan umat Islam yaitu tawaf, mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali. Sebagai kota suci umat Islam, berdasarkan hukum yang berlaku di Arab Saudi, bagi Non-Muslim tidak diijinkan memasuki kota Mekkah ini.

Ka’bah atau nama lainnya Bakkah pertama sekali dibina oleh Nabi Adam. Dan kemudian dilanjutkan pada masa Nabi Ibrahim bersama dengan anaknya, Nabi Ismail dan sekaligus membangun masjid di sekitar Ka’bah tersebut. Selanjutnya perluasan Masjidil Haram dimulai pada tahun 638 sewaktu khalifah Umar bin Khattab, dengan membeli rumah-rumah di sekeliling Ka’bah dan diruntuhkan untuk tujuan perluasan, dan kemudian dilanjutkan lagi pada masa khalifah Usman bin Affan sekitar tahun 647 M. Menurut hadits shahih, satu kali shalat di Masjidil Haram sama dengan 100.000 kali shalat di masjid-masjid lain, kecuali Masjid Nabawi dan Masjidil Aqsha. Satu kali shalat di Masjid Nabawi sama dengan 1.000 kali shalat di masjid-masjid lain, kecuali Masjidil Haram dan Masjidil Aqsha. Adapun satu kali shalat di Masjidil Aqsha sama dengan 250 kali shalat di masjid-masjid lain, kecuali Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Masjid Al-Haram, juga dikenal sebagai Masjid Agung adalah masjid terbesar di dunia. Mengelilingi tempat Islam paling suci Ka’bah, bangunan pertama yang dibangun Abraham. Masjid Al-Haram terletak di tengah Mekkah di Arab Saudi. Luas wilayahnya 360 000 m2 dan dapat tempat duduk sampai dengan 820 000 orang percaya. Menurut tradisi Islam dibangun Masjid Al-Haram malaikat sebelum penciptaan manusia, tetapi di bawah iman Islam dibangun oleh Ibrahim dan putranya Ismail, juga tempat suci Ka’bah. Rekonstruksi pertama terbukti di 692 Pada 1399 dihancurkan oleh api dan hujan lebat. Masjid Al-Haram diangkat kembali dibangun pada 1405 Dalam abad-abad berikutnya terjadi terus-menerus rekonstruksi dan ekspansi. Masjid Al-Haram Hari ini adalah kompleks bangunan modern dengan lantai panas, AC dan eskalator. Perpanjangan terakhir masjid adalah pintu gerbang yang monumental Raja Fahd bertatah putih abu-abu dan marmer. Terdiri dari 3 lengkungan dengan dekorasi ukiran marmer putih. 2 adalah berjajar dengan menara dalam arsitektur yang sama dengan yang asli. Masjid Al-Haram adalah satu-satunya masjid di dunia yang memiliki arah kiblat di mana umat Islam harus berpaling kepada doa. Orang percaya harus berdoa ke arah rumah suci Ka’bah, yang berada di tengah halaman masjid.

Ka’bah (Arab: الكعبة) merupakan sebuah bangunan yang mendekati bentuk kubus yang terletak di tengah Masjidil Haram di Kota Mekkah. Bangunan ini adalah monumen suci bagi umat  Islam. Dan bangunan ini yang menjadi patokan arah kiblat untuk ibadah salat, bagi umat Islam di seluruh dunia. Zamzam (Arab: زمزم) merupakan nama air yang diperoleh dari sebuah sumur mata air bawah tanah yang terletak dalam kawasan Masjidil Haram, sebelah tenggara Ka’bah, dengan kedalaman sekitar 42 meter. Air zamzam ini merupakan sumber air bersih utama bagi kota Mekkah. Selain dikonsumsi untuk air minum, air ini juga digunakan sebagai air wuduk bagi jamaah yang akan melakukan ibadah salat di Masjidil Haram.

Keistimewaan Masjidil Haram

  • Masjidil Haram memang memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan masjid-masjid dimanapun. Dalam suatu hadits, Rasulullah SAW sendiri pernah menyebutkan keistimewaan Masjidil Haram ini seperti sabda Beliau ” Sholat di Masjidku ini (Masjid Nabawi) adalah 1000 kali lebih utama daripada sholat di masjid selainnya, kecuali Masjidil Haram. Karena sholat di Masjidil Haram ialah lebih utama 100.000 kali daripada sholat di masjid lain”.
  • Disamping itu ada keistimewaan lain dari Masjidil Haram. Dalam suatu riwayat disebutkan bahwa Allah SWT akan menurunkan 120 rahmat selama 24 jam terus-menerus. Sebanyak 60 rahmat akan diberikan kepada mereka yang sedang melaksanakan thawaf, 40 rahmat akan diberikan kepada mereka yang sholat dan 20 rahmat akan diberikan kepada mereka yang memandangi Ka’bah
  • Ka’bah berada pada garis lurus dengan Baitul Makmur yaitu pusat ibadah para malaikat jika memandanginya akan mendapatkan ketenangan dengan membaca doa:Meskipun di seluruh tempat di Masjidil Haram adalah mustajabah, namun demikian ada beberapa tempat yang secara khusus dalam Al Quran dan Hadits disebutkan sebagai tempat-tempat musatajabah untuk berdoa
  • Multazam adalah tempat di antara Pintu Ka’bah dan Rukun Hajar Aswad. Secara harfiah Multazam bermakna tempat yang amat diperlukan. Tempat inilah yang dinytakan oleh Rasulullah SAW sebagai tempat yang paling mustajabah untuk berdoa:
  •  Artinya: Rasulullah SAW bersabda: “Multazam adalah tempat doa yang mustajab (terkabul), tidak seorangpun hamba Allah yang berdoa di tempat ini tanpa terkabut doanya”.RAsulullah sendiri kalau sampai di tempat ini langsung menempelkan dada, wajahnya atau pipinya, kedua lengan dan kedua telapak tangannya pada Ka’bah dan meratap dalam doa.Dalam Ktab Akhbar Makkah diterangkan bahwa ketika Nabi Adam selesai melakukan thawaf (yang pertama kali) langsung ia lakukan sholat dua rakaat di depan pintu Ka’bah, terus berdiri di Multazam dan berdoa
  • Hijir ismail adalah bangunan terbuka, berbentuk setengah lingkaran berada disebelah sisi barat Ka’bah. Disebut Hijir Ismail karena merupakan tempat berteduh Nabi Ismail Dan Siti Hajar. Menurut salah satu riwayat Nabi Ismail juga dikuburkan di Hijir Isamail tersebut. Wallahu’alam. Hijir Ismail juga merupakan salah satu tempat yang mstajabah untuk berdoa. Jika Anda ingin sholat di dalam Ka’bah cukup sholat di hijir Ismail ini. Seperti sabda Nabi SAW ketika Aisyah RA minta izin kepada Rasulullah untuk masuk ke Ka’bah untk sholat, maka Nabi SAW membawa Aisyah ke Hijir Ismail, dan berkata ” Sholatlah kamu disini, kalau ingin sholat di Ka’bah karena ini termasuk sebagian dari Ka’bah”. (HR. Turmidzi). Dalam buku Sejarah Kota Makkah disebutkan bahwa panjang Ka’bah adalah 3 meter ke arah Hijir Ismail. Dikarenakan adanya pemugaran oleh kaum Quraisy dan sifat bakhilnya saat itu maka Ka’bah menjadai lebih kecil seperti bangunan sekarang. Jadi Hijir Ismail yang masih dianggap masuk Ka’bah seperti yang ditunjukkan Rasulullah tersebut adalah 3 meter dari tembok Ka’bah yang berhadapan dengan Hijir Ismail. Panjang Hijir Ismail sekitar 7 meter dari tembok Ka’bah sampai lengkung setengah lingkaran.
  • Maqam berarti tempat pijakan, Maqam Ibrahim adalah batu yang dipergunakan Nabi Ibrahim untuk berpijakan ketika membangun Ka’bah. Menurut salah satu riwayat, Batu ini merupakan salah satu batu yang turun dari surga seperti halnya Hajar Aswad. Batu pijakan ini layaknya seperti tangga elevator yang bisa naik dan turun. Kketika Nabi Ibrahim membangun Ka’bah, saat tembok Ka’bah ditinggikan, batu pijakan tersebut juga ikut naik. Pada batu ini terdapat bekas telapak kaki Nabi Ibrahim AS. Disunahkan sholat sunah dua rakaat setelah selesai thawaf di belakang Maqam Ibrahim ini. Tempat ini juga merupakan salah satu tempat mustajabah untuk berdoa.Tempat Mustajabah di Masjid Nabawi. Sama halnya dengan Masjidil Haram, seluruh tempat di Masjid Nabawi merupakan tempat mustajabah untuk berdoa. Namun demikian ada juga tempat yang secara khusus disebutkan dalam hadits bahwa Raudhoh merupakan tempat yang paling mustajabah di dalam Masjid Nabawi

 

Mekkah

Mekkah atau Makkah al-Mukarramah, Arab: ( مكة المكرمة) atau disingkat dengan Makkah merupakan sebuah kota utama di Arab Saudi. Kota ini menjadi tujuan utama kaum muslimin dalam menunaikan ibadah haji, dimana pada kota ini terdapat sebuah bangunan utama yang bernama Masjidil Haram dengan Ka’bah di dalamnya. Dan bangunan Ka’bah ini yang menjadi patokan arah kiblat untuk ibadah shalat umat Islam di seluruh dunia. Dan pada kota suci umat Islam ini tempat lahirnya Nabi Muhammad SAW. Dalam Al-Qur’an, kota ini disebut juga dengan 11 nama yang berbeda.

Perkembangan kota Mekkah tidak terlepas dari keberadaan Nabi Ismail dan Hajar sebagai penduduk pertama kota ini yang ditempatkan oleh Nabi Ibrahim atas perintah Allah. Pada perkembangannya muncul orang orang Jurhum yang akhirnya tinggal di sana. Pada masa berikutnya kota ini dipimpin oleh Quraisy yang merupakan kabilah atau suku yang utama di Jazirah Arab karena memiliki hak pemeliharaan terhadap Ka’bah. Suku ini terkenal dalam bidang perdagangan bahkan pada masa itu aktivitas dagang mereka dikenal hingga Damaskus, Palestina dan Afrika. Tokoh sebagai kepala kabilah Quraisy adalah Qussai yang dilanjutkan oleh Abdul Muthalib.

Pada tahun 571, Nabi Muhammad keturunan langsung dari Nabi Ismail serta Qussai, lahir di kota ini dan tumbuh dewasa. Pertama kali menerima wahyu dari Allah namun ajarannya ditolak kaumnya yang saat itu masih berada dalam kegelapan pemikiran (Jahilliyah) sehingga berpindah ke Madinah. Setelah Madinah berkembang, akhirnya nabi Muhammad kembali ke Mekkah dalam misi membebaskan kota Mekkah tanpa pertumpahan darah yang dikenal dengan (Fathul Makkah). Pada masa selanjutnya Mekkah berada di bawah administrasi Khulafaur Rasyidin yang berpusat di Madinah, serta para Khalifah yang saat itu berkuasa di Damaskus (Dinasti Ummayyah), Bagdad (Dinasti Abbasiyah) dan Turki (Usmaniyah). Kemudian setelah hancurnya sistem kekhalifahan, kota ini disatukan di bawah pemerintahan Arab Saudi oleh Abdul Aziz bin Saud yang kemudian menjadi pelayan bagi kedua kota suci Islam, Mekkah dan Madinah

dari berbagai sumber

Artikel Khusus

 

     

Baca Artikel Terkait :

     

     

Sandiaz Yudhasmara

KORAN ANAK INDONESIA, Yudhasmara Publisher

Jl Taman Bendungan Asahan 5 Jakarta PusatPhone : (021) 70081995 – 5703646

email : judarwanto@gmail.com

http://korananakindonesia.wordpress.com/

 

 

 

 

Koran Anak Indonesia  Network  Information Education Network. All rights reserved 2010

Filed under: 1-PENDIDIKAN, 1.j.Pendidikan Agama Islam, 2.c.Rekor Dunia-Terunik-Teraneh, 9D.e.Arab-Timur Tengah, 9E-BUDAYA DAN KEBUDAYAAN, 9E.b.Budaya Dunia Internasional Tagged: Masjid al-Haram, Mesjid Terbesar Di Dunia


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: